Senin, 04 Mei 2015

ILMU BUDAYA DASAR 2

1. Bentuk-bentuk Budaya Sunda
Budaya Sunda adalah budaya yang tumbuh dan hidup dalam masyarakat Sunda. Budaya Sunda dikenal dengan budaya yang sangat menjunjung tinggi sopan santun. Pada umumnya karakter masyarakat Sunda adalah periang, ramah-tamah (soméah), murah senyum, lemah-lembut, dan sangat menghormati orang tua. Itulah cermin budaya masyarakat Sunda. Kebudayaan Sunda termasuk salah satu kebudayaan tertua diNusantara. Kebudayaan Sunda yang ideal kemudian sering kali dikaitkan sebagai kebudayaan masa Kerajaan Sunda. Ada beberapa ajaran dalam budaya Sunda tentang jalan menuju keutamaan hidup. Etos dan watak Sunda itu adalah cageur, bageur, singer dan pinter, yang dapat diartikan "sembuh" (waras), baik, sehat (kuat), dan cerdas. Kebudayaan Sunda juga merupakan salah satu kebudayaan yang menjadi sumber kekayaan bagi bangsa Indonesia yang dalam perkembangannya perlu di lestarikan. 
 Karena saya berasal dari daerah Kuningan Jawa Barat, maka saya akan memberikan contoh bentuk budaya dari Bandung Jawa Barat. Berikut contoh-contohnya :
http://ibnisakhiy.blogspot.com/
SISINGAAN
Sisingaan adalah suatu kesenian khas masyarakat Sunda (Jawa Barat) yang menampilkan 2-4 boneka singa yang diusung oleh para pemainnya sambil menari. Di atas boneka singa yang diusung itu biasanya duduk seorang anak yang akan dikhitan (sunat) atau seorang tokoh masyarakat.




http://ibnisakhiy.blogspot.com/
TARI TOPENG
Secara historis, pertunjukkan tari topeng diawali di Cirebon tepatnya pada abad ke-19 yang dikenal dengan Topeng Bahakan. Menurut T. Tjetje Somantri (1951) daerah Jawa Barat antara lain Sumedang, Bandung, Garut dan Tasikmalaya pada tahun 1930 didatangi oleh rombongans topeng berupa wayang wong dengan dalangnya bernama Koncer dan Wentar. Berdasarkan data historis inilah teori awal munculnya tari topeng ke Jawa Barat (Priangan) ditetapkan sebagai awal perkembangan Tari Topeng Priangan.


http://ibnisakhiy.blogspot.com/
TARI WAYANG
Tari wayang mulai dikenal masyarakat pada masa kesultanan Cirebon pada abad ke-16 oleh Syekh Syarif Hidayatullah, yang kemudian disebarkan oleh seniman keliling yang datang ke daerah Sumedang, Garut, Bogor, Bandung dan Tasikmalaya.






http://ibnisakhiy.blogspot.com/
KESENIAN ADU DOMBA
Adu domba merupakan salah satu kesenian khas rakyat jawa barat yang cukup digemari, terutama di kalangan tradisional. Kesenian ini merupakan peninggalan leluhur yang masih bertahan eksistensinya hingga saat ini. Pada intinya adu domba ialah ajang pamer ketangkasan hewan ternak yang pada akhirnya akan menaikan gengsi suatu perkumpulan ternak tertentu. Para pesertanya ialah peternak-peternak domba yang tersebar hampir di seluruh jawa barat, terutama daerah garut, sumedang, bandung, majalengka dan lainya. Event adu domba dilaksanakan setiap tahun dengan sistim kompetisi, hampir setiap bulan kegiatan ini dilaksanakan bergilir di daerah-daerah. Di bandung arena adu domba salah satunya terletak di lebak siliwangi.
Setiap event adu domba selalu dipadati oleh penonton. Kegiatan ini juga memiliki gengsi yang cukup tinggi karena banyak tokoh-tokoh sunda yang juga merupakan penggemar sekaligus  pemiliknya, seperti Kang Ibing (alm) dan lain lain.

http://ibnisakhiy.blogspot.com/
GAMELAN DEGUNG 
Ada beberapa gamelan yang pernah ada dan terus berkembang di Jawa Barat, antara lain Gamelan Salendro, Pelog dan Degung. Gamelan salendro biasa digunakan untuk mengiringi pertunjukan wayang, tari, kliningan, jaipongan dan lain-lain. Gamelan pelog fungsinya hampir sama dengan gamelan salendro, hanya kurang begitu berkembang dan kurang akrab di masyaraka dan jarang dimiliki oleh grup-grup kesenian di masyarakat. Hal ini menandakan cukup terwakilinya seperangkat gamelan dengan keberadaan gamelan salendro, sementara gamelan degung dirasakan cukup mewakili kekhasan masyarakat Jawa Barat. Gamelan lainnya adalah gamelan Ajeng berlaras salendro yang masih terdapat di kabupaten Bogor, dan gamelan Renteng yang ada di beberapa tempat, salah satunya di Batu Karut, Cikalong kabupaten Bandung. Melihat bentuk dan interval gamelan renteng, ada pendapat bahwa kemungkinan besar gamelan degung yang sekarang berkembang, berorientasi pada gamelan Renteng

http://ibnisakhiy.blogspot.com/Wayang Golek
Asal mula wayang golek tidak diketahui secara jelas karena tidak ada keterangan lengkap, baik tertulis maupun lisan. Kehadiran wayang golek tidak dapat dipisahkan dari wayang kulit karena wayang golek merupakan perkembangan dari wayang kulit. Ada yang menyebutkan bahwa pada tahun 1583 Masehi Sunan Kudus membuat wayang dari kayu yang kemudian disebut wayang golek yang dapat dipentaskan pada siang hari. Sejalan dengan itu Ismunandar (1988) menyebutkan bahwa pada awal abad ke-16 Sunan Kudus membuat bangun 'wayang purwo' sejumlah 70 buah dengan cerita Menak yang diiringi gamelan Salendro. Pertunjukkannya dilakukan pada siang hari. Wayang ini tidak memerlukan kelir. Bentuknya menyerupai boneka yang terbuat dari kayu (bukan dari kulit sebagaimana halnya wayang kulit). Jadi, seperti golek. Oleh karena itu, disebut sebagai wayang golek.


http://ibnisakhiy.blogspot.com/
JAIPONG
Tari ini diciptakan oleh seorang seniman asal Bandung, Gugum Gumbira, sekitar tahun 1960-an, dengan tujuan untuk menciptakan suatu jenis musik dan tarian pergaulan yang digali dari kekayaan seni tradisi rakyat Nusantara, khususnya Jawa Barat. Meskipun termasuk seni tari kreasi yang relatif baru, jaipongan dikembangkan berdasarkan kesenian rakyat yang sudah berkembang sebelumnya, seperti Ketuk Tilu, Kliningan, serta Ronggeng.


http://ibnisakhiy.blogspot.com/
CALUNG
Calung adalah alat musik Sunda yang merupakan prototipe (purwarupa) dari angklung. Berbeda dengan angklung yang dimainkan dengan cara digoyangkan, cara menabuh calung adalah dengan memukul batang (wilahan, bilah) dari ruas-ruas (tabung bambu) yang tersusun menurut titi laras (tangga nada) pentatonik (da-mi-na-ti-la). Jenis bambu untuk pembuatan calung kebanyakan dari awi wulung (bambu hitam), namun ada pula yang dibuat dari awi temen (bambu yang berwarna putih). Pengertian calung selain sebagai alat musik juga melekat dengan sebutan seni pertunjukan. Ada dua bentuk calung Sunda yang dikenal, yakni calung rantay dan calung jinjing.


http://ibnisakhiy.blogspot.com/
TARI & IBING PENCAK SILAT
Salah satu aspek yang tidak kalah penting dalam pencak silat adalah aspek seni pencak silat, yang lebih populer di Jawa Barat dengan sebutan ibing namun tidak sedikit orang menyebut aspek seni pencak silat ini dengan istilah tari pencak silat padahal dalam kenyataan yang sebenarnya bahwa istilah ibing pencak silat dengan istilah tari pencak silat mempunyai pengertian yang berbeda. Ibing Pencak Silat mempunyai pengertian yang lebih mendalam dibanding tari pencak silat, karena dalam ibing pencak silat selain ada unsur keindahan gerak di dalamnya, mempunyai tujuan akhir menjatuhkan lawan, sehingga dalam ibing pencak silat unsur beladirinya lebih menonjol. Sedangkan istilah tari lebih ditekankan pada unsur keindahannya saja tidak ada unsur beladirinya, seperti tari-tarian yang sering kita lihat.

http://ibnisakhiy.blogspot.com/
ANGKLUNG
Sejak Angklung adalah sebuah alat atau waditra kesenian yang terbuat dari bambu khusus, yang ditemukan oleh Bapak Daeng Sutigna sekitar tahun 1938. Ketika awal penggunaannya angklung masih sebatas kepentingan kesenian lokal atau tradisional. Namun karena bunyi-bunyian yang ditimbulkannya sangat merdu dan juga memiliki kandungan lokal dan internasional seperti bunyi yang bertangga nada duremi fa so la si du dan daminatilada, maka angklung pun cepat berkembang, tidak saja dipertunjukan lokal tapi juga dipertunjukan regional, nasional dan internasional. Bahkan konon khabarnya pertunjukan angklung pernah digelar dihadapan Para pemimpin Negara pada Konferensi Asia Afika di Gedung Merdeka Bandung tahun 1955.
Sepeninggal Daeng Sutigna kreasi kesenian angklung diteruskan oleh Mang Ujo dan Erwin Anwar. Bahkan Mang Ujo telah membuat pusat pembuatan dan pengembangan kreasi kesenian angklung yang disebut ‘Saung angklung Mang Ujo” yang berlokasi di Padasuka Cicaheum Bandung. Salah satu program yang ia lakukan khususnya untuk mempertahankan kesenian angklung adalah memperkenalkan angklung kepada para siswa sekolah, mulai TK, sampai dengan tingkat SLTA dan bahkan telah menjadi salah satu kurikulum pada pada mata pelajaran lokal. Kini Angklung terdaftar sebagai Karya Agung Warisan Budaya Lisan dan Nonbendawi Manusia dari UNESCO sejak November 2010.

2. Lagu yang Berkaitan Dengan Manusia & Cinta Kasih

berikut lirik lagu dari Plain White T's:


1,2,3,4
1, 2, 1, 2, 3, 4

Give me more lovin' than I've ever had
Make it all better when I'm feelin' sad
Tell me that I'm special even when I know I'm not

Make me feel good when I hurt so bad
Barely gettin' mad, I'm so glad I found you
I love bein' around you
You make it easy, it's as easy as 1, 2, 1, 2, 3, 4

There's only one thing to do
Three words for you I love you (I love you)
There's only one way to say
Those three words and that's what I'll do, I love you (I love you)

Give me more lovin' from the very start
Piece me back together when I fall apart
Tell me things you never even tell your closest friends

Make me feel good when I hurt so bad
Best that I've had, I'm so glad that I found you
I love bein' around you
You make it easy, it's as easy as 1, 2, 1, 2, 3, 4

There's only one thing to do
Three words for you I love you (I love you)
There's only one way to say
Those three words and that's what I'll do, I love you
(I love you)

You make it easy, it's easy as 1, 2, 1, 2, 3, 4

There's only one thing to do
Three words for you I love you (I love you)
There's only one way to say
Those three words and that's what I'll do, I love you
(I love you)

1, 2, 3, 4
I love you
I love you

Makna dari lirik tersebut ialah cinta itu hanya butuh 3 hal yaitu menyatakan aku sayang kamu aku akan selau menjagamu dan aku akan selalu di sampingmu

 3. Cerpen yang Berkaitan Dengan Keindahan

Keindahan Langit

Cerpen Karangan: 
Pada hari itu aku sedang duduk termenung dan melihat ke langit. Betapa indah ciptaanmu tuhan. Aku selalu dibuat terkagum-kagum dengan semua ciptaanmu. Betapa indah semua yang telah kau ciptakan di bumi dan di langit. Aku selalu bersyukur dengan semua rahmat yang kau berikan.
Tak lama kemuadian ibuku nemanggil..
“hamdan…” (itulah namaku)
“iya bu’… Ada apa?”
“ibu mau minta tolong nak…”
“minta tolong kenapa bu?..
“tolong belikan ibu gula di kios pak hadi nak..”
“oohhh iya bu.. Siap laksanakan..” sambil sedikit bercanda..
Aku pun bergegas pergi.. Tapi sebelum aku keluar dari pintu rumah.. Ibu kembali memanggil ku..
“hamdan.. Hamdan… Tunggu ibu..” Sambil berteriak mengejarku..
“ada apa bu’? Kenapa begitu tergesagesa?”
“ibu mau bilang jangan lama nak.. Soalnya ibu mau pake cepat.”
Dengan sedikit kaget aku menjawab. “aaah.. Ibu kirain ada apa.. Iya ibu saya akan cepat..”
Setelah itu aku pun pergi dengan tergesa gesa.. Dengan sangat cepat aku berlari.. Angin yang bertiup sedikit dingin membuatku semangat.. Tak lama aku telah sampai di kios pak hadi..
“assalamuallaikum..”
Dengan sedikit kaget pak hadi berteriak..
“wa.. Walaikumsalam.. Ternyata kamu dan..”
“iyaahh pak.. Saya mau beli gula pak..”
“ooohh.. Tunggu sebentar..”
“dan.. Ini gulanya..”
“iyaahh makasih pak… Saya pulang dulu pak..”
“iya dan hati hati..”
Tak lama kemuadian suara gemuruh yang sangat keras terdengar dari langit.. Awan putih pun seketika berubah menjadi gelap.. Ketika mendengar suara itu aku terdiam sejenak dan melihat ke arah langit.. Aku pun mulai terpaku kembali.. Dengan maha kuasanya tuhan.. Seketika aku tersentak merasa sedikit kaget dan melihat gula di tangan kanan ku..
“oohh iyaa.. Ibu kan menyuruh ku cepat..”
Aku pun berlari sekencang kencangnya.. Dengan cuaca yang sedikit mendung.. Seakan runtuhan hujan mengejarku..
Setelah sampai ke rumah..
“assallamualaikum bu..”
“wa.. Wa.. Wa…” tak sempat menjawab
“bu bu ini gulanya..” dengan wajah yang tergesagesa
“walaikumsalam” sedikit kaget
Aku pun lari ke depan teras rumahku dan melihat air yang turun dari langit yang begitu teratur.. Aku tersipu kagum dengan semua itu.. Sungguh indah.. Hujan pun seketika berhenti dengan cepat.. Aku pun turun ke luar rumah sambil menatap sekitarku yang telah basah oleh siram hujan.. Cahaya matahari pun keluar dengan malu-malu dan melihat warna-warna yang tersusun rapi di langit.. “itu pelangi” aku pun semakin terpukau.. “ya tuhan apakah ini yang disebut dengan keindahan langit.. Betapa besar kekuasaanmu tuhan.. Aku bersyukur bisa dilahirkan seperti ini yang masih bisa menjadi saksi kebesaran mu tuhan.. Terimah kasih atas keindahan langitmu hari ini..”

Sumber:
1.http://ibnisakhiy.blogspot.com/2012/10/beragam-kesenian-tradisional-jawa-barat.html
2.http://www.metrolyrics.com/1234-lyrics-plain-white-ts.html
3.http://cerpenmu.com/cerpen-lingkungan/keindahan-langit.html


Tidak ada komentar:

Posting Komentar